
MANADO – Nama Wakil Ketua DPRD Manado Maykel Damopolii atau Teba mulai santer dihubungkan dengan suksesi Ketua KONI Manado. Banyak tokoh-tokoh masyarakat Sulut menghendaki agar politisi Golkar ini berpartisipasi dalam bursa calon Ketua KONI yang sebentar lagi akan menggelar musyawarah daerah (musda).
Sejumlah tokoh pecinta olahraga ikut berperan mendorong politisi Maykel Damopolii masuk bursa pencalonan untuk bertarung memimpin asosiasi olahraga paling bergengsi itu.
Ketua Umum Aliansi Kabasaran Seluruh Indonesia (AKSI) Stephen Babe Liow mengatakan, AKSI memang menginginkan agar KONI Manado dipegang oleh sosok yang datang dari latar belakang kekuatan jaringan pusat yang mumpuni.
Babe beralasan, Sulut dalam suatu dekade memiliki jejak prestasi olahraga yang membanggakan di pentas nasional.
“Dan semua prestasi olahraga Sulut di masa lalu itu lahir dari disiplin yang luar biasa hebat dan dukungan anggaran yang kuat. Baik disiplin latihannya, disiplin kepemimpinannya, disiplin anggarannya, disiplin keorganisasiannya dan disiplin penyelenggaraan Iven olahraga di daerah. Prinsipnya organisasi yang dibangun dengan kultur disiplin akan meraih hasil yang maksimal. Kami percaya Michael Damopolii akan sejalan dengan pemerintahan YSK untuk membangun lagi kultur yang sama, yang membuat olahraga kita pernah berjaya di masa lalu,” ujar Babe, sapaan Ketum AKSI itu.
Babe berharap, seluruh elemen masyarakat Sulut juga mendukung Teba-sapaan Michael Damopolii agar olahraga Manado berkibar di panggung Tanah air pun internasional.
“Semoga jika Teba berhasil menerima plakat Ketua KONI Manado, kita memasuki era kebangkitan olahraga yang tangguh. Ayo kita dukung dengan cara kita masing-masing,” pinta Babe.
Dorongan agar Teba masuk bursa calon Ketua KONI juga datang dari tokoh muda Sulut Jeffrey Sorongan.
“Dorongan saya karena keyakinan, hubungan baik Teba dan menteri olahraga yang merupakan tokoh Golkar pusat akan sangat membantu bahkan akan banyak bantuan hibah bagi KONI Manado nanti,’ tutur Sorongan.
Berapa pengurus cabor di Manado juga meski sembunyi-sembunyi meminta Teba ikut bertarung.
“Sejujurnya, Teba itu kehendak banyak cabor. Cuma masih malu malu. Karena kami yakin Teba punya jalur ke Kemenpora. Olahraga ke depan memang butuh intervensi Kemenpora,” ujar salah satu Ketua Cabor di Manado. (kim)







