Manado — Pemerintah provinsi sulawesi utara melalui dinas penanaman modal dan ptsp memiliki tugas pokok untuk melaksanakan proses perencanaa,pelaksanaan ,pengawasan dan pengendalian investasi yang ada ditanah nyiur melambai.Kamis,(19/9/2024).
Kepala dinas penanaman modal dan ptsp
Syaloom H.D.Korompis.SP.MSc menyampaikan ,adanya peningkatan investasi yang ada disulawesi utara, sehingga bisa mengungguli provinsi lainnya yang ada disulawesi ,diluar sektor pertambangan.
“Bersyukur pada tahun 2023 realisasi investasi mencapai 10,71triliun (atau sekitar 67% dari thn 2022) yang artinya jika dibandingkan dengan provinsi lain yang ada disulawesi ada peningkatan yang sangat signifikan”,ujar Kaadis.
Lanjut disampaikan data investasi ini dilihat dari banyaknya investasi yang bergerak dibidang hotel dan restoran,listrik telekomonikasi dan gas,sektor pariwisata serta dibidang jasa lainnya yang berkembang pesat.
Disampaikan juga, banyak pendekatan yang dilakukan oleh dpm-ptsp kepada investor lainya yang belum pernah berinvestasi dengan cara promosi dan pameran kepada investor yang ada diluar sulawesi utara dan diluar negeri.
Hal ini tentu saja tidak lepas dari campur tangan pucuk pimpinan sulawesi utara yang sangat berperan penting menggait investor dalam hal ini
Gubernur Dr.(H.C)Olly Dondokambey,S.E
dan Wakil Gubernur Drs. Steven Octavianus Estefanus Kandouw.
“Duet pemimpin yang paling harmonis,kalau pemimpin itu harmonis dan pemerintahan itu berjalan nyaman investor itu percya kepada kita”ungkapnya.
Berbicara tentang barang ekspor
produk unggulan sulawesi utara dibagi dalam dua sektor,yaitu ekonomi biru dan ekonomi hijau.
sektor hijau bergerak dibidang pertanian dan sektor biru dibidang kelautan.
Dijelasakan lagi dua produk unggulan utama yang merajai dan paling diminati investor.
Yang pertama fishery adalah produk ikan segar yang disediakan dalam Frozen atau ikan beku yang didinginkan, ada juga dalam bentuk Dry fish atau ikan kering untuk menjamin kualitas eksopor.Jepang,Korea,dan Singapore adalah beberapa negara yang sangat menyukai produk perikanan dibidang kelautan sulawesi utara.
Masih dalam konteks barang ekspor, produk unggulan yang kedua adalah
Coconut atau kelapa yang diolah menjadi berbagai produk baik antara lain santan kelapa,tepung kelapa,minyak kelapa,tempurung yang diolah menjadi arang dan masih banyak lagi produk yang dihasilkan dari pohon kelapa.
Untuk menunjang kualitas ekspor yang lebih baik,pemerintah membangun dua perusahaan besar yang ada didesa tontalete minahasa utara dengan kapasitas pengolahan kelapa mencapai 500ton.Dan masih banyak lagi barang yang diekspor antara lain pala dan cengkeh.
Berbagai program pemerintah sulut dilakukan untuk menarik minat investor.
Salah satunya dibuka Direct Call yang artinya barang ekspor kita bisa langsung
dijual keluar negeri dari pelabuhan bitung dan saat ini sudah ada beberapa negara diAsia timur dan Asia tenggara yang bekerja bekerja sama melalui system direct call dengan provinsi sulawesi utara salah satunya China dan Philipina.
Pemerintah berupaya menyelesaikan satu program hukum untuk memberikan jaminan insentif fiskal dan nonfiskal kepada pelaku usaha dalam sektor tertentu kususnya dalam ekonomi biru dan ekonomi hijau dalam hal ini investasi yang berkepanjangan.
Begitu banyak program pemerintah dilakukan untuk membantu investor agar bisa memantau kemana arah dan perkembangan investasi yang ada disulawesi utara melalui sektor perijinan
NIB atau nomor induk berusaha dan LKPM atau laporan kegiatan penanaman modal.
Masih disampaikan,Pemerintah juga membuat program klinik Investasi,untuk memudahkan investor yang memiliki kesulitan dalam berinvestasi terutama dalam pengurusan
PBG atau persetujuan bangunan gedung.
“Jadi kalau ada kesulitan pengurusan dengan instanasi terkait untuk membangun investasi nanti itu yang akan didorong atau dibantu dalam pengurusan”ucapanya.
Dinas penanaman modal dan ptsp pernah dinilai oleh ombudsman sebagai pelayanan publik terbaik diharapkan bisa mempertahankan kinerjanya.
” Pesan pak gubernur,harus terus dijaga prestasinya dan terus mempertahankan kinerjnya dalam pelayanan publik”bebernya.
Dan sebagai penutup ,keamanan dan kenyamanan lingkungan adalah faktor yang terpenting untuk bisa menarik minat investor mengembangkan usahanya dan membuka banyak lapangan kerja,sehingga bisa meningkatkan perekonomian yang ada disulawesi utara.
” Sikap toleransi yang tinggi dan saling menghargai untuk saling menjaga keamanan adalah modal kita untuk meningkatkan perekonomian,dan kedua selalu berharap realisasi investasi terus meningkat untuk menambah banyak lapangan kerja sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,”tandasnya.
(Glend)













