Sulut, Lambeturah24– Masih segar dan hangat dalam ingatan publik tentang tragedi kemanusian yang mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia, tiga orang hilang belum ditemukan hingga kini serta ratusan penumpang lainnya mengalami luka dan trauma serta kehilangan harta benda akibat terbakarnya KM. Barcelona VA yang terjadi empat bulan lalu diperairan pulau Talise tepatnya 20 Agustus 2025.
Remi Ignatius Aiba, Salah satu korban yang selamat dalam tragedi Terbakarnya KM. Barcelona VA mengungkapkan bahwa kabar mengenai Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Barcelona III dilaporkan hilang secara misterius dalam pelayaran dari Talaud menuju Manado, Sulawesi Utara pada Sabtu (13/12/2025), secara tidak langsung telah membangkitkan Kenangan Pahit terhadap Putranya Levi Aiba salah satu korban hilang dalam tragedi terbakarnya KM. Barcelona VA.
“Mendengar khabar tentang seorang ABK KM. Barcelona III yang hilang secara misterius diatas kapal membuat semua kenangan pahit akan tragedi Terbakarnya KM. Barcelona VA empat bulan lalu yang membuat tiga penumpang hilang termasuk putraku Levi Aiba kembali menyeruak, bahkan kesedihannya terasa lebih menyakitkan, katena ini Natal pertama keluaga kami tanpa kehadiran Levi”. Ujar Remi Aiba dengan kepedihan yang terasa menhujam karena mengenang putra tercinta yang sampai kini belum di temukan.
Kepada Redaksi, Remi Ignatius Aiba mengungkapkan empatinya disertai rasa duka yang mendalam kepada orang tua dan kerabat Makasombo Dame Mare atau Opo Lansa yang menjadi korban hilang diatas ABK Barcelona III dan meminta pihak Kepolisian untuk menyelifiki serta mendalami informasi yang beredar bahwa sebelum dinyatakan hilang korban yang disapa Opo Lansa mengalami Ketakutan.
“Sebagai orang Tua Levi Aiba, saya begitu menderita dan merasakan betapa sakitnya kehilangan apalagi dalam suasana menjelang Natal seperti ini, itu sebabnya saya bersama keluarga mengucpakan duka yang mendalam disertai rasa erempati atas semua yang menimpa Opo Lansa dan Keluarga”. Ujar Remi Aiba terdengar sedih sambil berharap aparat dapat mengungkap misteri kasus ini.
Diketahui KM. Barcelona III dan KM. Barcelona VA adalah kapal penumpang milik PT Surya Pacific Indonesia (SPI).
Sementara itu upaya Redaksi untuk menghubungi Pihak Manajemen PT. Surya Pacific Indonesia (SPI) melalui Humasnya di nomor 0813 4007 XXXX melalui sambungan WhatsApp untuk dikonfirmasi seputar adanya Korban ABK yang hilang secara misterius diatas KM. Barcelona III yang teridentifikasi bernama Makasombo Dame Mare alias Opo Lansa (39), sampai berita ini naik tayang pihak PT. SPI tidak menanggapi dan membalas upaya konfirmasi dari Redaksi Lambeturah24.com.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Redaksi bahwa kasus hilangnya ABK KM. Barcelona III yang teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki, lahir 5 Mei 1986 yang bernama Makasombo Dame Mare atau Opo Lansa sementara dalam penanganan Satuan Polisi Perairan (Sat. Polair) Polresta Manado, namun Redaksi belum mendapatkan perkembangan informasi dalam penangan kasus tersebut.
Diharapkan Penegak Hukum dapat mendalami secara konferhensif seputar informasi yang santer beredar di publik bahwa Sebelum hilang korban sempat mengungkapkan kondisi psikologisnya yang merasa cemas dan takut untuk berangkat ke Manado, kepada Frangky Katiandago yang diketahui sebaga rekan kerjanya sesama ABK KM. Barcelona III. (Red/***)











