Mengenal Figur Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H, Sosok Berintegritas Yang Kini Menjabat Kepala Seksi Intelejen Kejari Talaud

Catatan Redaksi Awal Tahun 2026

Talaud, Lambeturah24– Jaksa sejati adalah penjaga keadilan yang berani dan jujur berdiri diatas prinsip kebenaran serta tidak pandang bulu dalam bertindak saat menjaga kehormatan lembaga demi merawat perasaan publik.

Beranjak dari falsafah inilah Penulis terpanggil untuk menulis sosok Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H seorang Adhyaksa muda yang berintegritas dan elegan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada Bangsa dan Negara di Daerah Perbatasan.

Dalam sesi wawancara dengan Redaksi, Rabu, (04/02/2026), Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud ini menekankan pentingnya menjunjung integritas, profesionalisme, dan nurani dalam menegakkan hukum yang berkeadilan.

“Seorang Jaksa yang mengedepankan nurani dan menjunjung integritas wajib menjadikan Satya Adhi Wicaksana sebagai pedoman hidup untuk melayani masyarakat dan negara, bukan hanya sebatas slogan”. Ujar Jaksa Samuel Naibaho.

Tulisan ini dirangkum oleh Redaksi sebagai testimoni bahwa di Republik ini masih sangat melimpah insan adhyaksa yang berintegritas, bertanggung jawab.

Selanjutnya pria kelahiran Bengkulu 25 Februari 1992 silam tersebut memaparkan bahwa Jaksa kini bertransformasi menjadi mitra masyarakat yang proaktif, tidak hanya menuntut, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mendapatkan keadilan.

“Kehadiran jaksa di tengah masyarakat sangatlah krusial sehingga berbagai program yang humanis terus dilakukan, seperti Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Menjawab, Jaksa Menyapa dan Rumah Restorative Justice yang semuanya bertujuan memberikan solusi hukum, edukasi, serta kepekaan sosial dalam meningkatkan layanan publik”. Pungkas Jaksa Samuel dengan santun.

Sementara itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Kepulauan Talaud Seprianton Saranaung, kepada Redaksi memberikan testimoni tentang dedikasi dari Seorang Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H yang iklas mengabdi di pelosok dalam tugas panggilan Negara sebagai Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud.

Menurutnya publik di Tanah Porodisa saat ini sangat mendambakan akan hadirnya sosok pengayom yang humanis dan santun sehingga kejaksaan menjadi institusi yang kembali dipercaya, dan dihormati oleh masyarakat Talaud.

“Sosok Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H memiliki rekam jejak yang baik sebagai seorang aparat yang humanis dan santun serta memperlakukan masyarakat Talaud dengan sikap empatik dan rasa hormat”. Tutur Ketua SMSI Talaud menguraikan pengamatannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nelson Sangadi, salah satu awak media di kabupaten Kepulauan Talaud.

Menurutnya, meski tergolong baru bertugas di Talaud namun sosok Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H adalah figur yang familiar dan humanis serta sangat layak jadi panutan.

“Jaksa Samuel adalah salah satu Jaksa yang  paling humanis yang pernah mengabdi di Tanah Porodisa (Talaud-red), dalam menjalankan tugasnya Ia selalu mengedepankan sisi kemanusiaan”. Ujar Nelson Sangadi yang juga dikenal sebagai Wartawan kritis namun selalu santun dalam berkomunikasi.

Berikut Sekelumit Informasi tentang wilayah dan tempat dari Samuel Fernando Naibaho, S.H, M.H mengabdi yaitu kabupaten Kepulauan Talaud.

Terletak di ujung Utara Indonesia, berbatasan langsung dengan Negara Filipina, Kabupaten Kepulauan Talaud secara astronomis, terletak antara 3° 38′ 00″ hingga 5° 33′ 00″ Lintang Utara (LU) dan 126° 38′ 00″ hingga 127° 10′ 00″ Bujur Timur (BT).

Selain rawan dari berbagai isu berpotensi merusak keutuhan bangsa, secara geografis Kabupaten Talaud juga merupakan wilayah bahari yang luas dengan tantangan alam yang sangat ekstrim, bahkan yang paling mengkhawatirkan adalah Talaud berada tepat dijalur Cincin Api Pasifik sehingga sangat rawan akan terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami.

Kemudian Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 menetapkan bahwa kabupaten Kepulauan Talaud salah satu daerah di Indonesia yang termasuk kategori wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Terpencil dengan memiliki banyak pulau kecil yang terluar dan terpencil seperti Miangas dan Marampit. (Red/Pmn/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *