Talaud, Lambeturah– Dalam rangka Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Talaud, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, secara resmi menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi jajaran personel dan masyarakat umum, Selasa (09/06/2026) di Klinik Pratama Polres Kepulauan Talaud.
Diketahui Program CKG tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban dan implementasi dalam menyukseskan Program Prioritas Presiden Republik Indonesia di lingkungan Polri.
Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, menegaskan bahwa jaminan kesehatan bagi setiap personel merupakan pilar penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima
“Bahwa sebelum memberikan perlindungan dan pengayoman yang maksimal kepada elemen masyarakat, kondisi fisik dan mental anggota kepolisian harus dipastikan dalam keadaan prima dan terbebas dari kendala medis. Melalui program Cek Kesehatan Gratis ini, deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit dapat diantisipasi secara optimal guna mendukung kelancaran operasional penegakan hukum di wilayah perbatasan”. Ujar Kapolres
Pelaksanaan pengecekan kesehatan berkala ini dipayungi secara hukum oleh Surat Perintah (Sprin) Kapolres Kepulauan Talaud dengan Nomor: SPRIN / 281 / VI / 2026 yang dikeluarkan tertanggal 8 Juni 2026.
Berdasarkan amanat tertulis tersebut, seluruh tim medis yang ditunjuk menjalankan instruksi ini dengan seksama dan penuh rasa tanggung jawab di samping tugas serta kewajiban jabatan mereka sehari-hari.
Rangkaian pemeriksaan medis tersebut dipimpin langsung oleh Bripka Adolof P. Rumewo, A.Md. Kep selaku PS. Kasidokkes Polres Kepulauan Talaud yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh Bripda Putri Melvi Pangalasen selaku Bamin Sidokkes beserta jajaran tenaga ahli, meliputi dr. Debby A. Lampah selaku Dokter Umum, drg. Nidya Cicilia Mamentu selaku Dokter Gigi, dan Grace W. Andalangi yang bertugas sebagai Perawat pelaksana.
Meskipun target sasaran kegiatan ini mencakup anggota kepolisian beserta keluarga dan warga sipil sekitar, capaian target pemeriksaan pada kesempatan kali ini berhasil menjaring sebanyak 23 anggota Polri yang mendapatkan penanganan medis komprehensif, sementara kunjungan dari masyarakat umum tercatat masih nihil. (HM/Red/Rilis)














