Saat kau berada dalam masa sulitmu..., Cobalah kau tulis dalam ceritamu, "Adakah yang bisa membantu?" Bukan Drama namun hanya satu kalimat jujur... Lalu diam dan lihat siapa yang bereaksi,,, Ada yang memberi tanda suka, Entah itu... Benar benar peduli atau hanya sekedar jempol refleks, Ada yang komen singkat, Seolah olah memberi semangat lalu hilang, Ada pula yang baca tapi pura pura tidak lihat, Dan setelahnya, kau hanya bisa menunggu... Apakah benar ada yang datang dengan tulus padamu, Dan bertanya tentang kesulitanmu? Karena kepedulian bukan tentang siapa yang lebih jumawa Saat Dia mampu membantu lebih banyak,,, Tapi siapa yang bersamamu saat kau dalam kesulitan, Ini bukan tentang argumentasi manipulatif,,, Tapi ini testimoni tentang realita pahit kehidupan, Bahwa hidup ini kerap diwarnai dengan Sandiwara, Dan disaat kau benar benar butuh,,, Saat itu pula kau memahami, bahkan menyadari... Serta merasakan tentang seberapa "Sunyinya Keramaian" Yang tercipta diatas ikatan pertemanan... Semakin sulit hidupmu, maka semakin banyak pula, Orang yang menjauhimu... Kau akan dicibir dalam kesengsaraan hidup, Bahkan itu datang dari orang yang perna kau tolong, Bukan karena mereka terlalu jahat, Tapi, Kenyataannya tidak semua orang, Yang selalu siap ada buat orang lain, Terutama saat posisimu tak menguntungkan mereka, Dan dari sinilah semestinya kau belajar, Bukan untuk membenci tapi sekedar tau, Nomor kontak siapa yang layak kau simpan, Dan nomor kontak siapa yang cukup untuk disapa. (Disadur Redaksi Lambeturah24 dari Berbagai Sumber)