Kepolisian Daerah Sulawesi Utara diminta mengusut tuntas dugaan insiden korban keracunan masal yang diduga dialami ratusan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), pasca santap malam di Asrama, Kamis (11/09/2025).
Berdasarkan pantauan wartawan sekira pukul 22.40 wita pada instalasi gawat darurat (IGD) dipenuhi ratusan mahasiswa yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) GMIM Bethesda Tomohon diduga jadi korban keracunan makanan.
Berdasarkan penuturan salah satu mahasiswa yang menjadi korban keracunan makanan tersebut mengatakan bahwa dirinya mulai merasa mual sejak Rabu (10/9), malam.
“Kami mengalami gejala keracunan yaitu muntah – muntah usai makan malam di Asrama”. Ujar Korban yang minta namanya untuk disimpan.
Diketahui menu makanan asrama yang dimakan para mahasiswa sebelum ada keluhan muntah, yaitu nasi dan tahu tempe goreng disaus dengan kecap.
Tampak tim medis terlihat kewalahan menangani pasien mahasiswa yang membludak di IGD.
Menurut informasi yang diterima, sudah sekitar ratusan mahasiswa Fakultas Teologi UKIT mengalami muntah-muntah dan dilarikan ke RSU GMIM Bethesda bahkan ada yang sempat yak sadarkan diri saat dievakuasi ke Rumah Sakit.
Menanggapi kondisi ini banyak kalangan yang menyayangkan dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pihak terkait seperti pengurus Asrama UKIT yang dinilai teledor dalam menyajikan makanan yang menjadi santapan para mahasiswa.
“Kami meminta pihak kepolisian dalam hal ini jajaran Polda Sulut untuk mendalami dugaan berbagai kelalaian yang dilakukan oleh semua pihak yang tekait sampai terjadinya insiden keracunan masal yang menimpa ratusan mahasiswa UKI Tomohon. (Red/Tim***)








