Politik Bodoh Yulius Komaling dan Gerindra: Di Pilgub Ngemis Dukungan, Di Daerah Kerja Sama dengan PDIP

MANADO – Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) rupanya buta politik dan tidak mengerti apa-apa soal pemetaan politik dan taktik memenangkan Pilkada Sulut. Keputusannya mendorong dua Figur calon kepala daerah di dua daerah justru kontraproduktif dan bahkan mengerdilkan dirinya sendiri yang sedang maju Gubernur Sulut. Di Manado, YSK ngotot mendorong Benny Parasan yang tidak punya elektabilitas apa-apa. Benny dan pasangannya jauh-jauh hari sudah teridentifikasi sebagai pasangan yang akan dibentuk lawan politik YSK (Gerindra) di Pilkada Manado.

Gelombang pendukung yang tadinya bersorak mendukung YSK dengan harapan Gerindra berafiliasi dengan Golkar untuk mendukung Jimmy Rimba Rogi, malah kapok tidak mau mendukung YSK.

“Enak aja di Pilgub minta koalisi dan dukungan dari Golkar. Di Manado dorong kader sendiri. Emang apa sih istimewa YSK dan Gerindra? Sorry bro, Benny itu Paslon bayangan AARS. Cukup YSK sendiri yang kerja untuk Benny Parasan – Boby Daud,” sindir Boby Londa, warga Jambore Winangun yang mengaku sebelumnya mendukung YSK tapi kali ini kabur ke Elly Lasut – HJP.

Kedua, YSK dianggap fatal mematenkan paket Carroll Senduk – Sendy Rumayar di Pilkada Tomohon.

“Apa yang diharapkan afiliasi PDIP-Gerindra di Tomohon? Haruskah Caroll Senduk – Sendy Rumayar teriak Hidup YSK di kampanye nanti? Mustahil kan? Itulah hebatnya YSK. Dia mematikan sendiri potensi suara yang akan mendukung dia di Pilgub. Wajar survei 4 persen karena paling banyak membuat kekonyolan di Pemilu,” kritik kader – kader Gerindra Sulut.

Itulan dua keanehan keputusan politik YSK dan Gerindra di Sulut. (rml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *