
MANADO – Keputusan DPP Gerindra dan Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang mengusung Benny Parasan di Pilwalko Manado mulai berbuah cibiran. Benny dianggap calon bayangan mirip Sonya Kembuan (SSK) yang dibentuk PDIP pada 2024 silam. Pemilih aktif yang tadinya mau mendukung YSK malah kapok dan tidak mau membuang suaranya di Pilgub Sulut pun Pilwako Manado.”Buang -buang suara pilih YSK mending langsung Pilih Elly Lasut di Pilkada Sulut dan IMBA di Manado,” komentar Boby Londa, warga Jambore Winangun, salah satu pendukung Prabowo yang menyatakan tidak berminat mendukung YSK dan Benny Parasan.
Menurut dia YSK rupanya buta politik dan tidak mengerti apa-apa soal pemetaan politik dan taktik memenangkan Pilkada Sulut. Keputusannya mendorong dua Figur calon kepala daerah di dua daerah justru kontraproduktif dan bahkan mengerdilkan dirinya sendiri yang sedang maju Gubernur Sulut. Di Manado, YSK ngotot mendorong Benny Parasan yang tidak punya elektabilitas apa-apa. Benny dan pasangannya jauh-jauh hari sudah teridentifikasi sebagai pasangan yang akan dibentuk lawan politik YSK (Gerindra) di Pilkada Manado.Gelombang pendukung yang tadinya bersorak mendukung YSK dengan harapan Gerindra berafiliasi dengan Golkar untuk mendukung Jimmy Rimba Rogi, malah kapok tidak mau mendukung YSK.”Enak aja di Pilgub minta koalisi dan dukungan dari Golkar. Di Manado dorong kader sendiri. Emang apa sih istimewa YSK dan Gerindra? Sorry bro, Benny itu Paslon bayangan AARS. Cukup YSK sendiri yang kerja untuk Benny Parasan – Boby Daud,” sindir sejumlah anak muda yang mengaku sebelumnya mendukung YSK tapi kali ini kabur ke Steven Kandouw – Denny Tuejeh dan Elly Lasut – HJP. Kedua, YSK dianggap fatal mematenkan paket Carroll Senduk – Sendy Rumayar di Pilkada Tomohon.”Apa yang diharapkan afiliasi PDIP-Gerindra di Tomohon? Haruskah Caroll Senduk – Sendy Rumayar teriak Hidup YSK di kampanye nanti? Mustahil kan? Itulah hebatnya YSK. Dia mematikan sendiri potensi suara yang akan mendukung dia di Pilgub. Wajar survei 4 persen karena paling banyak membuat kekonyolan di Pemilu,” kritik kader – kader Gerindra Sulut.Itulan dua keanehan keputusan politik YSK dan Gerindra di Sulut. (EPO)







