Manado, Perusakan jalan sebagai fasilitas publik yang diakibatkan aktivitas pertambangan ilegal yang disebut dikelola lelaki Inal Supit dan Yobel Lengkey yang tidak memperhitungkan keselamatan masyarakat akhirnya menelan korban. Seorang ibu rumah tangga bernama Icha, warga Moreah, Minahasa Tenggara terpaksa dilarikan ke rumah sakit Ratatotok akibat kecelakaan di ruas jalan Ratatotok menuju Soyowan dalam waktu belum lama ini.
Korban yang melintas dengan kendaraan bermotor mengalami kecelakaan karena jalan aspal menuju Soyowan tertutup lumpur material tambang emas yang dikelola Inal dan Yobel.
Terpantau di lokasi, ternyata Inal mengeksploitasi lokasi tambang persis di bibir jalan menuju Soyowan. Adapun lokasi yang dieksploitasi Yobel juga bersebelahan jalan dengan Inal Supit.
Pengangkutan material tanah yang kemudian berceceran di permukaan jalan dan gerusan lumpur tanah yang mengalir ke badan jalan menyebabkan kondisi jalan menjadi sangat licin dan rawan kecelakaan. ditambah lagi dengan ulah para oknum yang sering memarkirkan mobil pribadi beserta alat berat dengan sembarangan dipinggir jalan membuat areal tersebut sangat berbahaya buat dilewati masyarakat yang berkendara.
“Kami sebagai masyarakat minta pemerintah Desa dan Pemkab Mitra segera tertibkan pelaku tambang Inal dan Yobel. Mereka yang bertanggung jawab atas keselamatan pengendara sepeda motor dan roda empat,” tegas Wandi, warga Ratatotok. (Tim***)











