Dalam rangka meredam sikap intoleransi dan radikalisme di bumi Porodisa sebagai daerah beranda perbatasan maka Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Talaud di informasikan bakal berkomunikasi dengan Kapolda Sulawesi Utara Irjen. Pol. Roycke Harry Langie bersama jajaran dalam membangun sinergitas.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua FKUB Kabupaten Kepulauan Talaud, Pdt. DR. Arnold Apolos Abbas, M.Th, di selah kesibukannya mengikuti Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 di Lapangan kantor Gubernur Sulawesi Utara, Minggu (17/08/2025).
Selanjutnya Pria yang juga diketahui sebagai Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili Talaud (Germita) menyatakan bahwa perayaan Proklamasi Kemerdekaan kali ini dilaksanakan ditengah pergumulan anak bangsa dalam menghadapi sikap Radikal dan Intoleransi yang terjadi di berbagai daerah.
“Sikap Radikal dan Intoleransi sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa, dan untuk mencegah jangan sampai menyebar ke berbagai daerah maka FKUB Kabupaten Kepulauan Talaud memandang perlu untuk membangun sinergitas dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sulut bersama jajarannya demi terciptanya sikap saling menghargai antar umat beragama khususnya di kabupaten Kepulauan Talaud”. Ujar Pendeta yang hatinya selalu tergerak menolong orang lemah.
Abbas menambahkan bahwa saat ini FKUB Kabupaten Kepulauan Talaud terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak lintas agama agar tidak terpengaruh dengan sikap intoleransi yang terjadi di berbagai daerah yang telah meresahkan publik di seantero bangsa ini.
“FKUB Kabupaten Talaud akan terus berkomunikasi agar sikap sikap yang tak menghormati keberagaman tak menjalar sampai ke Talaud sebagai daerah perbatasan”. Pungkas Abbas. (Red/***)














