Terkait Kendala Teknis Kelistrikan, Kapolsek Melonguane IPDA Eyckman V. Gagola Imbau Kepala Desa Jaga Kondusivitas Masyarakat

Talaud, Lambeturah– Polres Talaud melalui Kapolsek Melonguane IPDA Eyckman V. Gagola menghmbau Kepala Desa khususnya yang ada di kecamatan Melonguane dan Melonguane Timur untuk menjaga kondusivitas masyarakat yang ada wilayah bersangkutan.

Hal ini disampaikan Kapolsek Melonguane sehubungan dengan kondisi teknis kelistrikan yang sering mengalami kendala sehingga mengakibatkan pasokan listrik sering terhenti dan membuat kenyamanan masyarakat terganggu.

Teknisi PLN Melonguane sementara melakukan perbaikan mesin yang mengalami gangguan

“Dengan menyikapi persoalan sering padamnya lampu karna kelistrikan yang tidak stabil dan sering mengalami gangguan teknis, maka di himbau untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban dengan tidak membuat statetmen ataupun hal hal lain, ingat bahwa Kepala Desa adalah Pemimpin yg di percayakan TUHAN, untuk mengatur Tatanan, kehidupan di masyarakat dan menjadi suri dan teladan, bagi masyarakat”. Tulis Kapolsek Melonguane dalam himbauannya baru baru ini.

Kapolsek Melonguane menambahkan bahwa masyarakat harus bersabar dan memberikan ruang bagi pihak PLN untuk melakukan berbagai pembenahan mengenai kelistrikan yang sering mengalami gangguan lagipula terinformasi bahwa Pemerintah Daerah bersama Pimpinan DPRD kabupaten Talaud , sudah berusaha dan berupaya menyampaikan ke Pemerintah Pusat untuk menyikapi permasalahan Kelistrikan di Talaud.

“Masalah kelistrikan kini adalah masalah Nasional karena bukan hanya di wilayah Talaud khusunya Melonguane yang  mengalami hal ini tapi ada daerah lain juga yang mengalami hal demikian”. Ungkap Kapolsek Gagola sambil berharap kepada masyarakat untuk tetap tenang.

Himbauan Kapolsek Melonguane tersebut mendapatkan tanggapan positif dari para Kepala Desa seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Tarun Yosua Ratunguri.

Dalam keterangan tertulisnya Yosua Ratunguri menyampaikan bahwa sebagai Kepala Desa pihaknya betapa memahami bahwa persoalan listrik adalah persoalan yang sanggat sulit untuk di pecahkan karna masaalah listrik tidak semua orang bisa memahaminya, tetapi semua orang sanggat tergantung pada listrik sehingga rentan jadi pembahasan semua pihak, yang sesungguhnya kalau di pikir dari pihak manejemen dalam hal ini PLN tidak menginginkan ada pemadaman kalau pembangkit dan jaringan tidak bermasalah.

“Segala sesuatu yg terjadi bukan kesengajaan dari pihak PLN, tapi kondisi mesin perlu untuk di tinjau ulang dan diharapkan kerja sama yang baik, dan mari bahu membahu kita tenangkan masyarakat kita”. Ujar Kades Tarun Yosua Ratunguri terdengar simpatik.

Sementara itu Kepala PLN ULP Melonguane Adithya Pranata saat dikonfirmasi Redaksi Kamis (26/02/2026) menyampaikan bahwa penghentian pasokan listrik yang yang terjadi diakibatkan dua mesin pembangkit yang mengami gangguan dan saat ini dalam perbaikan.

“Kendala yang terjadi murni karena gangguan dimana dua unit mesin mengalami kerusakan dan kami dari pihak PLN ULP Melonguane Tidak ada niat sedikitpun untuk mengabaikan kepentingan publik kalau tidak didasari dengan kondisi yang urgen”. Pungkas Kepala PLN ULP Melonguane Adithya Pranata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *