Lambeturah– Sosok “Jendral” yang disebut sebagai salah satu kerabat bupati Talaud, kini mulai menjadi sorotan dan menuai kontroversi diruang publik.
Pasalnya Jendral gadungan yang bukan berasal dari kesatuan TNI-Polri tersebut di kabarkan memeliki kekuasaan yang luar biasa dalam mengendalikan pemerintahan di Bumi Porodisa mulai dari penentuan Proyek tentang siapa yang boleh dan siapa tidak boleh mendapatkaan pekerjaan sampai pengaturan Mutasi ASN Di Talaud tak luput dari kekuasaannya.
Kepada Redaksi, Senin (11/05/2026) Salah satu Warga Talaud menuturkan bahwa semua proyek di Talaud dikendalikan oleh oknum yang kerap disapa Jendral karena diketahui sebagai kerabat bupati, bahkan pejabat di Talaud dikabarkan sangan tunduk dan patuh atas titah dari Sang Jendral gadungan tersebut termasuk Mutasi ASN yang kerap terjadi serampangan.
“Bukan cuma proyek yang diduga diatur oleh oknum “Jendral Gadungan tersebut tapi dari semua yang bergerak ataupun tidak bergerak, selama berkaitan dengan Pemda Talaud pasti di bawah kendali yang bersangkutan, apalagi kalau cuma mutasi ASN yang dipandang tidak mendukung, bagi “Jendral itu perkara yang sangat gampang”. Ujar Warga Talaud tersebut sambil meminta identitasnya untuk dirahasiakan.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu ASN di Talaud yang juga meminta Redaksi untuk merahasiakan Identitasnya dengan alasan keamanan. Ia menuturkan bahwa ASN di Talaud menjadi tidak nyaman dalam menjalankan tugas karena kerap dihantui “Teror Mutasi” yang berkedok Nota Dinas.
“Pernah waktu lalu, salah satu ASN yang menjabat salah satu Kepala Bagian (Kabag) di Pemda Talaud, tiba tiba dicopot dari jabatan dan di “Nonjobkan” tanpa melakukan kesalahan apapun, namun Kabag yang bersangkutan dikabarkan segera menghadap bupati karena merasa tidak yakin atas pencopotan dirinya, dan lucunya berdasarkan informasi yang beredar bahwa bupati tidak tau mengenai perihal pencopotan ASN tersebut dan bupati mengetahui perihal ASN yang merupakan pendukunnya dalam Pilkada Talaud lalu, sehingga bupati dikabarkan langsung membatalkan pencopotan tersebut dengan membatalkan SK dari Mutasi tersebut”. Tandas ASN tersebut merasa prihatin.
Ia menambahkan bahwa nasib yang sama yang perna menimpa salah satu Kabag tersebut kini terulang menimpa salah satu ASN yang bertugas dengan baik di Dinas Kesehatan kabupaten Talaud, tiba tiba mendapatkan Nota Dinas dan dimutasikan di Puskesmas Damau padahal ASN tersebut beberapa waktu lalu dikabarkan sempat mendaping wakil bupati saat melakukan audensi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia di Jakarta.
“Sungguh memprihatinkan, entah apa kesalahan yang dilakukan oleh ASN yang bersangkutan sampai dipindahkan dengan Nota Dinas ke Puskemas Damau, padahal ASN tersebut memiliki kinerja yang sangat baik, sampai dipanggil oleh wakil bupati dalam kapasitasnya sebagai perwakilan Pemda Talaud saat audensi dengan Wamenkes dr. Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P(K) di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Sementara itu, Redaksi belum mendapatkan kepastian tentang Sosok “Jendral” misterus yang dikabarkan “menguasai” semua proyek dan mengatur Mutasi ASN yang disebut serampangan di Talaud.
Sampai berita ini naik tayang, Redaksi belum berhasil menghubungi bupati maupun wakil bupati Talaud untuk dikonfirmasi seputar informasi tentang keberadaan Jendral misterius yang mulai mengisi ruang publik belakangan ini. (KJM/Red/***)












