Catatan Redaksi Di Hari Kemerdekaan Penulis : Pemberian Manumbalang
Talaud, Lambeturah24– Kebahagiaan dan kedamaian hidup itu terletak dari bagaimana cara kita memandang dan memaknai perjalanan hidup karena hidup yang berarti pada dasarnya ketika seseorang mampu memberikan sebanyak mungkin yang terbaik untuk kepentingan orang lain karena kedalaman makna hidup manusia ditentukan oleh kemampuan kita untuk peduli kepada sesama.
Sebagai penulis yang telah puluhan tahun malang melintang di dunia jurnalis, jujur saya belum menemukan deskripsi yang paling berkenan untuk menggambarkan Figur Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd yang iklas mengabdi sebagai pengayom dalam jajaran TNI AU.
TNI adalah pelindung rakyat yang lahir dari luka Bangsa yang tersayat akibat ulah dari kaum imperialis dan kolonialis penjajah yang semena-mena menindas rakyat Indonesia. Dan dari sanalah awalnya TNI manunggal dengan rakyat yang kini tidak hanya sebatas slogan karena dari medan tugas TNI-lah tercermin nilai keberanian, loyalitas, dan cinta tanah air.
Beranjak dari falsafah TNI adalah Tentara Rakyat yang hidup dengan Rakyat inilah yang membuat Saya sebagai Pemimpin Redaksi Media Lambeturah24.com terpanggil untuk menulis jejak, komitmen, dan sikap patriotis dari Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd, seorang perwira menengah jebolan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara yang kini dipercaya sebagai Perwira Liaison Officer (LO) TNI AU di Kodam XIII Merdeka, Manado Sulawesi Utara.
Bagi seorang Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd bahwa Prajurit TNI berhati mulia adalah Prajurit yang mampu memadukan kekuatan fisik yang tangguh dengan kelembutan kasih sayang kepada rakyat. Kekuatan sejati mereka bukan hanya pada senjata di tangan, melainkan pada ketulusan jiwa untuk melindungi, mengabdi tanpa pamrih, dan menjadi pelindung bagi sesama anak bangsa.
“Pengabdian tanpa pamrih adalah bahasa sunyi seorang prajurit. Ia tidak meminta tanda jasa, ia hanya ingin melihat negerinya tersenyum. Prajurit yang kuat memegang senjata untuk menjaga batas negara. Namun, prajurit yang berhati mulia merangkul rakyat dengan cinta kasih dan tugas seorang tentara bukan melukai apa yang ada di depannya, tetapi melindungi apa yang ada di belakangnya”. Ungkap putra terkasih dari pasangan Bapak Johanis Bonte (Alm) dan Ibu Sara Darongke kepada Penulis.
Tulisan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada Bangsa dan Negara dalam momen Perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 sekaligus pijakan inspirasi bagi generasi muda yang menghargai dedikasi.
Dalam berbagai hajatan, baik itu hajatan Tradisional Adat, Sosial Kemasyarakatan maupun hajatan resmi Kenegaraan yang diselenggarakan di negeri ini Ayahanda terkasih dari Dearlyne Vania Sariu Bonte tersebut selalu tampil berwibawa namun tetap terlihat familiar dan santun dengan senyumnya yang ramah.
Meski lama meninggalkan kampung halamannya karena memenuhi panggilan Pertiwi di medan tugas sebagai Prajuirit TNI Angkatan Udara namun kecintaan dari Suami tercinta dari Ufi Bernetje Sariu Tamawiwy. SPd. MM. sebagai anggota PIA Ardhya Garini (Perkumpulan istri prajurit TNI Angkatan Udara AU) terhadap tanah Porodisa (Talaud) sebagai tanah leluhurnya tak pernah berkurang sedikitpun.
Dan, sebagai sorang pewarta yang sering menulis berbagai ketimpangan sosial dalam merangsang kepekaan publik, tak berlebihan kiranya saya menulis tentang figur dan track record dari seorang prajurit sejati yang memiliki dedikasi dimana bingkai kemanusiaan masih sangat berharga bahkan dibutuhkan di negeri ini, Dan dalam catatan Penulis, Pria Kelahiran Desa Bowombaru 8 Agustus 1971 silam telah memilikinya.
Diawal membuat catatan ini jujur saya pernah dikritisi dan diingatkan oleh seorang sesepuh jurnalis kawakan Sulawesi Utara karena berusaha menulis nilai pengabdian seorang Prajurit TNI di daerah dengan menyertakan nama seorang Tokoh Besar TNI yaitu Jenderal Sudirman.
Publik berhak mendapatkan pencerahan yang objektif bahwa di negeri ini jumlah dari prajurit TNI yang berintegritas dan berhati mulia masih sangat melimpah.
Penulis juga memahami bahwa Jenderal Sudirman tidak hanya sekedar cerminan dari TNI yang berakhlak mulia tapi sosok Jenderal Besar tersebut kini telah menjelma menjadi panutan seluruh anak bangsa yang berjiwa satria, Sudirman adalah legenda!
Nelson Sangadi salah satu Jurnalis dari Talaud beberapa waktu yang lalu dalam sebuah percakapan dengan penulis juga pernah memberikan testimoni tentang ketokohan, kebaikan dan kerendahan hati dari pria jebolan Sepamilwa tahun 1992.
Menurutnya, Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd adalah figur pemimpin bijak penuh dedikasi dan sangat layak jadi panutan.
“Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd, adalah sosok panutan, lisannya selalu terpimpin dan penuh dedikasi, hatinya selalu diliputi rasa empati terjadap sesama”. Ujar Nelson Sangadi.
Tulisan ini juga dirangkum oleh Redaksi dari berbagai sumber termasuk testimoni lintas masyarakat Talaud yang mengapresiasi kiprah dan pengabdian dari Kolonel Pasukan Mores Bonte S.Pd, kepada Bangsa dan Negara.
Dalam pengamatan Redaksi bahwa Sebagai seorang yang mengabdi sebagai Prajurit TNI AU yang memiliki tanggung jawab kepada Rakyat dan Negara dalam tugas mengkoordinasikan Matra Udara di wilayah Kodam XIII Merdeka, sungguh berat.
Namun ditengah tugas dan tanggung jawab besar yang diembannya tak membuat Prajurit TNI AU yang perna mengawal dan mengamankan penerjunan obor Asian Games 2018 di Palembang silam tersebut mengesampingkan perannya dalam aspek sosial sebagai tanggung jawab kemanusiaan.
Ia selalu mengingatkan jajarannya untuk selalu berempati dan hadir menjadi solusi dalam setiap kondisi sosial yang menghimpit kehidupan rakyat dimanapun berada.
Sementara itu Tokoh Masyarakat Talaud Seprianton Saranaung, juga memberikan testimoni yang hampir sama tentang dedikasi dari Seorang Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd Prajurit TNI yang iklas mengabdi di berbagai pelosok dalam tugas panggilan Negara.
“Dalam catatan kami, Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd, adalah poret hidup yang patut menjadi teladan terhadap generasi muda dalam hal kepekaan sosial, Betapa beliau (Kolonel Mores-red) selalu mengingatkan agar selalu turun kebawah ditengah masyarakat untuk memahami setiap jengkal penderitaan rakyat mulai dari perbaikan fasilitas publik seperti Jembatan, Hidro Micro Generator, Renovasi sekolah, Renovasi rumah penduduk dalam karya bhakti TNI tak luput dari perjuangannya bahkan Beliau punya cita cita yang mulia dalam membantu putra putri terbaik dari Nusa Utara (Talaud, Sangihe & Sitaro) yang berkeinginan mengabdi menjadi TNI dengan mendirikan
“Rumah Latihan Mores”, di Manado, sebagai sarana dalam mengarahkan bakat para calon Prajurit TNI dari daerah kepulauan Nusa Utara”. Tutur, Mantan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Kepulauan Talaud.
Menurutnya Prajurit TNI AU tersebut telah berhasil menorehkan tinta emas dalam bingkai dedikasi kemanusiaan. Ia adalah sosok pengayom yang tegas namun rendah hati, bijak dalam memahami berbagai interaksi sosial serta arif dalam memanusiakan manusia.
Tim Redaksi juga berupaya merangkum berbagai informasi dengan meminta tanggapan dari prajurit TNI yang bertugas di Talaud.
Meski terlihat enggan memberikan pernyataan tentang gaya kepemimpinan Kolonel Pasukan Mores Bonte,S.Pd, namun penulis sangat menghormati sikap Prajurit TNI tersebut karena menurutnya, sebagai Prajurit bawahan dirinya sangat tidak layak menilai pimpinan.
“Pak Mores adalah sosok pemimpin yang baik dan mengayomi, baginya kepentingan Negara diatas segalanya, Beliau seorang pamong yang sangat peduli, baik kepada jajarannya maupun lingkungan sosial di tempatnya bernaung, tapi sebagai Prajurit bawahan saya sungguh tidak elok menilai pimpinan”. Ujar Prajurit yang berpangkat sertu tersebut meminta namanya untuk disimpan Redaksi.
Dari berbagai informasi penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd telah sangat maksimal membantu rakyat dengan selalu siaga berada di tengah masyarakat untuk menjadi solusi dalam membantu dan mengatasi berbagai kesulitan yang melilit kehidupan rakyat, sebagai jawaban pengamalan dari amanat delapan wajib TNI.
Karier di TNI, Kolonel Pasukan Mores Bonte, S.Pd. adalah perwira menengah TNI Angkatan Udara yang saat ini bertugas sebagai Perwira Liaison Officer (LO) TNI AU di Kodam XIII/Merdeka Manado. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops) dan Pelatih di Pusdiklat Pasgat sebagai tempat Chandradimuka para Prajurit Korpasgat
Ia salah satu putra terbaik bangsa dari daerah kepulauan Talaud yang pernah meraih Sangkur Perak KOMANDO sebagai Siswa Lulusan Terbaik Kursus Komando Angkatan ke XIV thn 2000 dan Beberapa Pendidikan Kualifikasi Khusus seperti :
SUSSARJEMEN, SUSDANTIM & SUSDANFLIGHT.
Riwayat Jabatan dan Kegiatan Menjabat sebagai LO TNI AU Kodam XIII/Merdeka Manado. Pernah bertugas sebagai Kepala Dinas Operasi Pusdiklat Paskhas/Korpasgat. Terlibat dalam berbagai kegiatan TNI seperti pengawalan dan pengamanan penerjunan Api obor Asian Games tahun 2018 di Palembang dan sering terlibat dalam pelatihan Paskibraka, kegiatan-kegiatan Upacara dan kegiatan bela negara dari anak bangsa.
Berikut lengkapnya :
RIWAYAT JABATAN
01-07-1996 Pa Angg Puspaskhasau Bandung
20-08-1999 Dantim Il Walkol Fit I Denwalkol Paskhas Jakarta
01-03-2000 Kasiops Denwalkol Paskhas Jakarta
01-02-2002 Danflight lil Denwalkol Paskhas Jakarta
26-07-2005 Kasubsikal Silog Wing lii Diklat Paskhas Bandung
15-12-2005 Kasilog Disbin Wing III Paskhas Bandung
08-07-2008 Pasub Milum Menchandradimuka Akademi TNI Magelang
08-07-2009 Pasub Mildas Menchandradimuka Akademi TNI Magelang
08-08-2010 Wadanyon – 1 Taruna Akademi TNI Magelang
08-06-2011 Kadisops Lanud Samratulangi Manado
20-03-2013 Kasikamhanlan Disops Lanud Samratulangi Manado
25-11-2013 Kasidikkualsusopspsk Subdisdikkualsus Disdikau
27-09-2016 Kadisops Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang
21-03-2019 Kadisops Pusdiklat Pasgat Bandung
10-02-2022 Pabandya Standopssarval Paban II/Sarval Ditlambangja Puslaiklambangjaau Mabesau Cilangkap
25 -06-2025 – sekarang
LO TNI AU Kodam XIII Merdeka Manado.
RIWAYAT PENUGASAN
1. Pam Ibukota1998
2. Satgas Opslihkam NAD 2003
3. Satgas Tsunami NAD 2006
4. Satgas Merapi 2010
5. Satgas Banjir dan Tanah longsor 2011
6. Satgas PAM Pacific Patnership 2012
7. Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan 2018
8. Satgas PAM Asian Games 2018
TANDA KEHORMATAN
1. Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya
2. Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun
3. Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun
4. Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun
5. Satyalancana Dharma Nusa
6. Satyalancana Wira Sista
7. Satyalancana Bhakti Sosial
(Pem/Red/***)








