Editor : Hopsi Mala
Talaud, Lambeturah– Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan program Karya Bakti (Karbak) di wilayah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar, Wakil Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Wairjenad), Mayjen TNI Muhamad Muchidin, S.Sos., bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (05/09/2026).
Diketahui yang masuk dalam rombongan Wairjenad, Mayjen TNI Muhamad Muchidin, S.Sos., diantaranya, Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, A.Md., Kasiter Kasrem 131/Santiago, serta Letkol Inf Hudallah, S.H., Pabandya-3/Anev Stat Spaban Anggota & I/Ren Sterad.
Tiba di Bandara Melonguane Wairjenad Mayjen TNI Muhamad Muchidin, S.Sos., bersama rombongan disambut hangat oleh LO Kodam XIII Medeka Kolonel Pas. Mores Bonte, S.Pd bersama Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T., Kejari Talaud yang diwakili Kasi Intel Samuel Fernando Naibaho, SH, Wapolres Talaud Kompol Kretsman Mulalinda, S.Pd., M.H dan pimpinan daerah serta jajaran Kodim 1312/Talaud.
Usai acara penyambutan di Bandara Molonguane, rombongan Wairjenad, Mayjen TNI Muhamad Muchidin, S.Sos. langsung meninjau secara langsung kondisi wilayah, akses menuju lokasi, serta berbagai aspek pendukung yang diperlukan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan Karya Bakti.
Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T., ditengah kesibukannya mendampingi rombongan Wairjenad selama pelaksanaan peninjauan, memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran program Karya Bakti.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan di wilayah, khususnya daerah kepulauan dan perbatasan”. Ujar Dandim 1312/Talaud melalui siaran persnya.
Dandim 1312/Talaud menambahkan bahwa Peninjauan lokasi juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi lapangan, sehingga pelaksanaan Karya Bakti nantinya dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud.
“Melalui program Karya Bakti, TNI AD turut membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai kesulitan masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat”. Pungkas Dandim yang dikenal santun dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat Talaud.
Sementara itu LO Kodam XIII Merdeka, Kolonel Pas. Mores Bonte, S.Pd saat dimintai tanggapan tentang letak geografis kabupaten Kepulauan Talaud sebagai daerah 3T yang merupakan salah satu lokasi Karya Bakti TNI skala besar tahun 2026 menjelaskan bahwa Kabupaten Talaud Merupakan gugusan kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil, membuat akses antarwilayah bergantung pada transportasi laut dan udara yang sangat dipengaruhi oleh cuaca ekstrem.
“Mengapa Talaud disebut sebagai daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) karena merupakan wilayah dengan kondisi pembangunan dan ekonomi yang kurang berkembang dibanding daerah lain secara nasional, Terdepan karena Talaud merupakan wilayah yang berada di garis batas atau berbatasan langsung dengan negara tetangga dan Terluar karena wilayah yang terletak di ujung atau pulau-pulau terluar Indonesia”. Pungkas Prajurit TNI kelahiran Talaud 56 Tahun silam tersebut. (Pem/Red/HM***)








