Penulis : Pemberian Manumbalang, Pemipin Redaksi Media Lambeturah24.com
Sulut, Lambeturah24–Korupsi adalah musuh bersama dari kemajuan dan keadilan. Untuk memeranginya, kita perlu menyebarkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya anti korupsi, karena korupsi merusak tatanan sosial dan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal ini dinyatakan oleh Ketua Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Sulawesi Utara, Harianto Nanga, saat diwawancarai Redaksi usai mengikuti Sidang Sengketa Informasi melawan Bawaslu Kota Bitung di Kantor KIP Sulut, Selasa (29/09/2026).
“Korupsi adalah musuh bersama. Keberanian untuk jujur dan peduli pada sesama adalah senjata paling tajam untuk memusnahkan benih benih korupsi. Sehingga mari kita bersama-sama melawannya dengan penuh keberanian!”. Ujar Pria yang perna bertarung melawan Bank Indonesia dalam sengketa informasi sampai tingkat kasasi tersebut.
Sebagai tokoh sentral di Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Sulut, Harianto Nanga dikenal publik sebagai sosok pemberani, tangguh dan tak mudah menyerah. Ia tidak hanya lantang bersuara dalam semangat pemberantasan korupsi namun sejalan dengan itu Ia begitu gencar memperjuangkan transparansi dalam ketebukaan informasi dengan menyeret berbagai badan publik yang dinilai menyembunyikan informasi demi melanggengkan praktik korupsi.
“Korupsi hanya bisa dicegah jika dokumen pemerintah dibuka secara transparan kepada masyarakat dan Rakyat Anti Korupsi (RAKO ) bertindak sebagai pengawas independen (fungsi kontrol masyarakat) terhadap penggunaan uang negara”. Ujar Pria yang akrab disapa Bang Harianto tersebut.
Kiprah dan gebrakan Ketua RAKO Sulut ini perlahan mulai menggugah nurani dan moralitas publik yang ada di Sulawesi Utara, Kali ini datang dari Pegiat Anti Korupsi Kabupaten Kepulauan Talaud, Hariono Bowonseet. Bowonseet mengungkapkan akan pentingnya keberanian dan kebersamaan dalam melawan badan publik yang masih saja menyembunyikan informasi demi pemberantasan korupsi yang berkesinambungan.
“Jujur, secara pribadi kami tidak saling mengenal, namun keberanian dari Sosok Harianto Nanga sebagai Ketua Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Sulut membuat kami salut, Integritasnya tak diragukan dalam mengungkapkan kebenaran, Ia tajam dalam menyampaikan kritik terhadap penyelenggara negara demi kepentingan rakyat namun santun dalam melakukan edukasi terhadap publik”. Ujar Pria yang akrab disapa Harbow tersebut.
Hariono Bowonseet mengakui gebrakan Harianto Nangi Ketua, menurutnya Ketua RAKO Sulut telah membuktikan segalanya lewat tindakan nyata dalam upaaya pemberantasan korupsi.
“Mereka (RAKO Sulut) yang gencar menuntut pengusutan dugaan korupsi, mulai dari proyek infrastruktur jalan di Dinas PU Sulawesi Utara, kasus di Perumda Pasar Manado, hingga transparansi anggaran di KPU Tomohon, Bawaslu Bitung dan Sejumlah Penyelenggara Pemilu di Sulawesi Utara termasuk Kabupaten Kepulauan Talaud”. Tegas Hariono.
Diakhir pernyataannya Bowonseet menyatakan bahwa demi semangat pemberantasan korupsi dan dan transparansi kerebukaan informasi, pihaknya mendukung penuh segala bentuk perjuangan dari Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Sulut.
“Demi semangat pemberantasan korupsi dan transparansi kami selalu mendukung berbagai langka dari RAKO Sulut yang sering menempuh sengketa informasi hukum, dan tak gentar saat menggugat instansi besar hingga ke tingkat Mahkamah Agung (MA) demi memaksa lembaga tersebut menyerahkan dokumen anggaran publik, seperti yang pernah RAKO lakukan terhadap KPU Sulut dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut”. Pungkas Bowonseet. (Red*)








