Penyebab Lonjakan Spektakuler Survei SK-DT Karena Kebiasaan Hillary Lasut dan Tim Kampanye Kuah Kosong

MANADO – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw (SK) dan Alfred Denny Tuejeh (ADT), menunjukkan lonjakan popularitas dan elektabilitas yang signifikan dalam survei terbaru yang dirilis oleh lembaga survey Puskaptis 6-12 Oktober. Dengan perolehan suara yang terus meningkat capai 45%, pasangan SK-ADT yang diusung oleh PDIP ini dianggap sebagai simbol kemenangan akal sehat masyarakat Sulut. Padahal kubu Elly Lasut yang menggandeng sang putri Hillary Lasut dan Tim amat intens menyerang pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw melalui beragam media sosial dan conten sesat HBL.

Masyarakat Sulut menyadari bahwa lonjakan spektakuler elektabilitas SK-DT menjadi bukti empiris bahwa Hillary Lasut gagal membodohi publik dengan konten – konten syarat asumsi yang ujung-ujungnya menyerang pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Hillary Lasut selama ini dinilai sosok yang paling aktif mendramatisir situasi politik dan pemerintahan daerah lalu cuci tangan dan melempar tanggung jawab ke ODSK sebelum memanen fitnah netizen terhadap OD-SK.

Fenomena kesadaran publik mengenai laku lancung HBL dan Elly Lasut yang sudah melenceng dari normalitas akal sehat memicu kejenuhan masyarakat untuk mengkonsumsi isu-isu receh yang diputarbalik oleh HBL dan tim.

“Contoh konten pembodohan adalah soal RS Damau. Setelah mendapat klarifikasi Pemprov baru tahu bahwa kewenangan perizinan ada di Pemkab Talaud dalam hal ini Elly Lasut yang tanda tangan. Baru bilang Yasti kampanye SARA. Padahal Yasti memperjuangkan hak dan aspirasi umat Muslim. Ibadah haji itu kewajiban umat Muslim yang tidak salah difasilitasi pemerintah. HBL membelokan substansi kampanye ke isu SARA,” terang aktivis PAMI Perjuangan Jeffrey Sorongan.

Menurut dia, elektabilitas E2L-HJP akan jeblok sebelum Pilkada jika HBL terus – terus mempertahankan gaya kampanye yang membangun psikologi publik dengan isu-isu sesat dan data-data hoaks.
Sorongan mengidentifikasi itu sebagai kampanye kuah kosong.

“Banya ludahnya, minus datanya,, absen konfirmasi dan klarifikasi,” kritik Sorongan.

Ia menyatakan, rakyat Sulut tidak dalam kondisi bodoh – bodoh amat. Umumnya sudah paham dan sadar mana isu sesat dan mana fakta konkret, siapa yang bangun isu dan tujuannya apa.

“Jika HBL terus mempertahankan gaya kampanye kuah kosong, Elly Lasut akan ditinggalkan. Lonjakan elektabilitas SK-DT adalah petunjuk paling jelas. Masyarakat sudah jenuh dengan pembodohan. Ini momentum kebangkitan akal sehat,” jelas Sorongan panjang lebar.

Survei PUSKAPTIS menunjukkan bahwa dukungan terhadap SK-ADT mengalami kenaikan drastis dalam beberapa minggu terakhir, mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap visi dan program kerja yang mereka tawarkan. Dalam survei terbaru ini, pasangan SK-ADT berhasil meraih lebih dari 45% dukungan responden, meninggalkan para pesaing mereka.

Kemenangan Akal Sehat Rakyat Sulut

Kenaikan elektabilitas ini dikaitkan dengan pendekatan politik yang mengedepankan transparansi, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Steven Kandouw, yang dikenal dengan prestasinya sebagai Wakil Gubernur Sulut yang merakyat dan humanis, dan Alfred Denny Tuejeh , seorang prajurit mantan Pangdam XIII Merdeka Jenderal Bintang 3 dengan rekam jejak bersih tegas dan simpatik, berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat Sulut telah bijaksana dalam memilih pemimpin. Mereka menginginkan keberlanjutan yang nyata, pemimpin yang tidak hanya janji, tetapi juga mampu memberikan bukti dan solusi konkret,” ujar pengamat politik militer daerah, Vipi Amurangto.

Respon Masyarakat

Masyarakat Sulawesi Utara tampaknya merespons positif pendekatan SK-ADT yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Dalam beberapa kunjungan ke daerah-daerah terpencil, mereka secara langsung menyapa dan mendengar keluhan masyarakat, sebuah langkah yang dinilai sebagai simbol dari politik yang berfokus pada kepentingan rakyat.

“Saya mendukung mereka karena mereka peduli pada kebutuhan kami. Mereka tidak datang hanya untuk janji, tetapi untuk mendengar dan memberi bukti” ungkap salah satu warga Manado.

Tantangan Menjelang Hari Pemilihan

Meskipun survei menunjukkan keunggulan SK-ADT, tim kampanye mereka menegaskan bahwa mereka tetap waspada terhadap dinamika politik yang terus berubah. “Kemenangan dalam survei ini adalah motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras dan terus menjaga kepercayaan rakyat hingga hari pemilihan,” kata Steven Kandouw.

Dengan hasil survei yang melonjak, SK-ADT diyakini akan terus mendominasi percakapan politik di Sulawesi Utara. Kemenangan pasangan ini dianggap sebagai simbol dari kebangkitan akal sehat rakyat Sulut yang menginginkan pemimpin yang jujur, kompeten, dan siap membawa keberlanjutan program ODSK dan bersinergi dengan kepemimpinan nasional Presiden terpilih RI Prabowo Subianto. (EPO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *