SEBELUM MENJAGA MANUSIA, MEREKA BELAJAR MENJAGA HATI: BINROHTAL KHIDMAT DI SERAMBI JABAL RAHMAH

Penulis : Pemberian Manumbalang (Pemimpin Redaksi)

TALAID, LAMBETURAH24.COM – Ada pagi yang tidak dimulai dengan apel dan sepatu laras. Pagi itu, di Melonguane, mereka memilih memulai dengan sajadah.

Kamis, 8 Oktober 2026. Jam baru menunjukkan pukul 07.30 WITA, embun di ujung paling utara NKRI itu masih menggantung, namun Masjid Agung Jabal Rahmah sudah penuh. Bukan oleh warga yang melapor, tapi oleh para penjaga yang ingin ditenangkan.

Di bawah kubah yang teduh, Kepolisian Resor Kepulauan Talaud menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal). Tidak ada sirene. Tidak ada borgol. Yang ada hanya lantunan doa.

Di shaf terdepan, berdiri sosok yang biasanya berdiri di barisan komando, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko, S.I.K., M.I.K. Pagi itu beliau bukan sebagai atasan, melainkan sebagai sesama hamba, duduk bersimpuh bersama Imam Masjid, Ustad Mohamad Sodik Hasan.

Di belakangnya, berderet nama-nama yang biasanya menjaga perbatasan: IPTU Yulham Azhar, IPDA Mulyawan Madjid, AIPTU Mychel Wongso. Hingga personel dari ujung-ujung pulau – Nanusa, Lirung, Essang, Beo, Melonguane, Gemeh – semua melebur dalam satu barisan yang sama.

Kapolres Dwi Yatmoko berbisik lembut dalam pesannya, bahwa polisi yang kuat bukan hanya yang kuat menggenggam senjata, tapi juga yang kuat menjaga imannya.

“Karena tugas kami bukan hanya menertibkan jalanan, tapi juga menertibkan hati kami sendiri, agar tidak pernah lupa untuk siapa kami mengabdi”. Pungkas Kapolres.

Selama satu jam, dari 07.30 hingga 08.30 WITA, masjid itu menjadi ruang paling jujur. Tempat di mana para Bhayangkara itu belajar, bahwa untuk bisa mengayomi masyarakat, mereka harus lebih dulu diayomi oleh doa.

Kegiatan pun usai. Tidak ada yang gaduh. Semua pulang dengan langkah yang lebih ringan, hati yang lebih khidmat, dan aman yang benar-benar terkendali, karena dimulai dari dalam diri. Karena negeri ini tidak hanya butuh penjaga yang gagah, tapi juga penjaga yang berdoa. (Pem/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *