LambeTurah24, MANADO – Mengawali aktivitas pekan, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Wakapolda Brigjen Pol Susetio Cahyadi, S.I.K., M.H., M.M., dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut turun langsung ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas protokol Kota Manado, Senin (19/10/2026) pagi.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memastikan mobilitas warga, mulai dari pelajar hingga pekerja, berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya kepadatan kendaraan pada awal pekan.
Kapolda Sulut menegaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian secara langsung dalam memberikan pelayanan kepada warga.
Usai mengatur lalu lintas di simpang tiga SPBU Sario, Irjen Pol Yudo menjelaskan bahwa hari Senin menjadi salah satu waktu dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Polda Sulut telah menginstruksikan seluruh PJU dan jajaran Polres/Polresta agar mengerahkan personel di sejumlah titik strategis guna membantu pengaturan lalu lintas.
Seluruh personel dikerahkan untuk memastikan perjalanan masyarakat menuju sekolah, tempat kerja, maupun lokasi aktivitas lainnya tidak terganggu akibat penumpukan kendaraan.
“Intinya, polisi harus hadir ketika dibutuhkan masyarakat,” tegas Kapolda Sulut, menekankan pentingnya pelayanan langsung kepada warga.
Tak hanya memantau arus kendaraan, Kapolda bersama jajaran juga mengecek pelayanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menyusul antrean BBM yang sempat terjadi di wilayah Manado.
Menurutnya, koordinasi intensif antara Polda Sulut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Gubernur Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan telah membawa situasi berangsur kondusif. Saat ini, antrean BBM disebut tidak lagi menunjukkan kepadatan yang signifikan.
Polda Sulut juga memastikan pengecekan terhadap SPBU telah dilakukan, dengan kondisi stok BBM dilaporkan aman. Sementara itu, penambahan kuota harian sebesar 30 persen untuk wilayah Sulawesi Utara telah terlaksana, disertai pengamanan guna mendukung kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Polda Sulut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, mengurai kepadatan lalu lintas, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di jalan raya menjadi pesan bahwa pelayanan kepada masyarakat bukan sekadar instruksi, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. (pra)










