LambeTurah24. MANADO – Gerak cepat Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Charlie kembali mewarnai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Manado.
Dalam serangkaian kegiatan patroli mobile dan respons laporan masyarakat, Tim Resmob Charlie bergerak di sejumlah wilayah, mulai dari penanganan kasus dugaan penikaman, penyitaan barang bukti kendaraan bermotor, hingga merespons laporan keributan dan perkelahian.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu kegiatan dilakukan bersama personel Polsek Tuminting dengan melaksanakan penyelidikan terkait dugaan kasus penikaman yang terjadi di Kelurahan Karang Ria, Kecamatan Tuminting.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pengembangan untuk mengungkap peristiwa sekaligus menelusuri keberadaan terduga pelaku yang hingga kini masih dalam pencarian.
Tak hanya itu, pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 01.20 WITA, URC Resmob Charlie juga bergerak mendampingi URC Polres Bitung dalam kegiatan penyitaan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Pop di Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Kota Manado.
Dalam kegiatan tersebut, Tim turut mengamankan seorang yang diduga sebagai penadah kendaraan tersebut guna kepentingan penanganan perkara lebih lanjut.
Di lokasi berbeda, Tim Resmob Charlie juga merespons laporan melalui Call Center terkait keributan di kawasan Wonasa Kapling. Keributan tersebut dilaporkan berkaitan dengan persoalan perebutan jenazah.
Personel segera mendatangi lokasi untuk merespons situasi dan melakukan pemantauan guna mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.
Tim yang dipimpin Kanit Resmob IPDA Nathaniel Farrell Siallagan, S.Tr.I.K.,
URC Resmob Charlie kembali bergerak menindaklanjuti laporan Call Center 112 terkait perkelahian di Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, pihak-pihak yang terlibat perkelahian sudah tidak ditemukan atau telah meninggalkan tempat kejadian. Meski demikian, personel tetap memastikan kondisi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan terkendali.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan respons aktif URC Resmob Charlie dalam menindaklanjuti setiap informasi dan laporan masyarakat, baik terkait tindak pidana maupun potensi gangguan Kamtibmas.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih serius. Polisi Bersama Masyarakat, Mapalus Torang Jaga Manado Aman! (Pra)








