LambeTurah24. MANADO – Suasana Kelurahan Malalayang Satu, Lingkungan IV, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, mendadak geger setelah seorang mahasiswa berusia 23 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos Rumape, Rabu (4/11/2026).
Korban diketahui bernama Jesse Trendy Antameng (23), mahasiswa asal Desa Popareng, Jaga II, Kecamatan Tatapan, Kabupaten Minahasa Selatan. Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 10.57 WITA dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh kekasih korban, Seren Maramis (23), warga Desa Tawaang, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
Saksi mendatangi kamar kos nomor 8 sekitar pukul 10.34 WITA. Setibanya di lokasi, saksi mendapati pintu kamar dalam keadaan tidak terkunci. Saat masuk ke dalam kamar, ia menemukan korban sudah terbaring dan tidak menunjukkan pergerakan.
Saksi juga melihat kondisi mulut korban tampak membiru. Ketika berusaha menyentuh tubuh korban, saksi mengaku merasakan sengatan listrik. Menyadari adanya kemungkinan aliran listrik, saksi segera mencabut steker terminal yang terhubung dengan kabel di sekitar korban.
Dalam kondisi panik, saksi kemudian menghubungi saudara korban, Josua Bujung (23), warga Ranomea, Lingkungan I, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, untuk menyampaikan kabar tersebut.
Saat menerima informasi, Josua yang sedang berada di wilayah Perkamil langsung menghubungi orang tua korban guna memberitahukan kejadian tragis tersebut.
Dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan adanya lilitan kabel listrik pada bagian leher dan kaki kiri korban. Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu didalami oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Personel piket Polsek Malalayang tiba di lokasi sekitar pukul 12.05 WITA. Petugas langsung melakukan pengamanan dan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak berselang lama, sekitar pukul 12.45 WITA, Tim Identifikasi (Inafis) bersama Perwira Pengendali (Padal), IPTU Yamin, tiba di lokasi untuk melaksanakan olah TKP serta melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan sejumlah keterangan maupun barang bukti.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.30 WITA, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya Jesse Trendy Antameng masih belum diketahui. Dugaan awal terkait kemungkinan bunuh diri belum dapat dipastikan dan belum menjadi kesimpulan resmi pihak kepolisian.
Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah temuan di lokasi kejadian guna mengungkap secara terang kronologi serta penyebab kematian korban.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar. Sementara itu, kepastian mengenai penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang. (Pra)








