LambeTurah24. MANADO – Suasana dini hari di Kelurahan Wenang Utara, Lingkungan I, Kecamatan Wenang, Kota Manado, mendadak mencekam. Dua pria terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam hingga keduanya mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 01.30 WITA. Dua pria yang terlibat masing-masing diketahui bernama Veron Sebastian Pade (27) dan Geofani Rahmat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga dipicu persoalan asmara dan kecemburuan yang melibatkan seorang perempuan bernama Veronika Tuwuk.
Berawal dari Kunjungan untuk Melihat Anak
Dari keterangan Veron Sebastian Pade, sebelum kejadian dirinya mendatangi rumah mantan kekasihnya, Veronika Tuwuk, di Kelurahan Wenang Utara. Kedatangannya tersebut disebutkan untuk melihat anak kandungnya yang bernama Migel Tuwuk. Namun, situasi mendadak berubah ketika Geofani Rahmat tiba di lokasi. Veron mengaku bahwa Geofani langsung menyerangnya menggunakan senjata tajam jenis parang sebanyak dua kali.
Serangan tersebut mengakibatkan Veron mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri. Dalam situasi tersebut, Veron kemudian mengambil sebilah pisau yang dibawanya dan melakukan penikaman terhadap Geofani sebanyak tiga kali.
Akibatnya, Geofani mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kiri, pundak sebelah kiri, serta punggung sebelah kanan. Setelah peristiwa itu, Veron keluar dari rumah untuk meminta pertolongan warga agar segera mendapatkan perawatan medis. Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit Kedua pria yang terlibat dalam perkelahian tersebut kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit berbeda.
Veron Sebastian Pade awalnya dibawa ke Rumah Sakit Pancaran Kasih sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Geofani Rahmat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Malalayang akibat sejumlah luka yang dideritanya.
Orang Tua Korban Datangi Polsek Wenang
Sementara itu, Jhon Irawan Pade (56), orang tua Veron, menerangkan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah menerima informasi dari anak perempuannya bahwa Veron telah berada di rumah sakit akibat mengalami luka senjata tajam.
Mendapatkan kabar tersebut, Jhon langsung menuju Rumah Sakit Pancaran Kasih. Setibanya di rumah sakit, ia mendapati anaknya mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri.
Setelah mengetahui kondisi anaknya, Jhon kemudian mendatangi Polsek Wenang untuk membuat laporan polisi terkait peristiwa tersebut.
Sementara itu Kapolsek Wenang AKP Dr. H. Ronald Varit Sabaja, S.H., M.H.. ketika di konfirmasi membenarkan ada peristiwa tersebut.
” Hingga kini, dugaan persoalan kecemburuan menjadi salah satu latar belakang yang disampaikan dalam keterangan korban. Meski demikian, penyebab pasti serta rangkaian kejadian tersebut masih perlu didalami melalui proses penyelidikan kepolisian. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan pribadi maupun hubungan asmara seharusnya tidak diselesaikan dengan kekerasan, terlebih menggunakan senjata tajam yang dapat mengancam keselamatan jiwa. ” Jelas Kapolsek Wenang (Pra)








