MANADO, LAMBETURAH24.COM — Jika pendidikan adalah jembatan, maka hari ini salah satu tiang penyangganya kembali diperkuat di SMKN 2 Manado.
Bukan dengan seremoni yang berisik. Bukan dengan pidato yang panjang. Tapi dengan sebuah tindakan nyata: kehadiran seorang pemimpin di tengah anak-anak didiknya.
Bertempat di bengkel praktik SMKN 2 Manado, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Join Entiman, hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Prov. Sulut. Di hadapannya, terparkir 1 unit Toyota Calya, bantuan dari PT. Toyota Indonesia.
Sekilas, ini hanya serah terima kendaraan. Tapi jika dilihat lebih dalam, ini adalah titipan masa depan.
Mobil itu bukan untuk kepala sekolah. Bukan untuk pejabat. Mobil itu adalah laboratorium berjalan untuk puluhan siswa jurusan Otomotif Kendaraan Ringan. Dari mobil inilah mereka akan belajar injeksi modern, sistem kelistrikan, dan teknologi yang setiap hari mereka lihat di jalanan Manado. Ilmu yang relevan. Ilmu yang membuat mereka siap kerja, bukan sekadar siap ujian.
Kehadiran Kabid Join Entiman hari itu meninggalkan jejak. Jejak bahwa Dikda Sulut hadir. Jejak bahwa seorang Kabid tidak hanya bekerja dari balik meja, tapi memastikan setiap bantuan industri benar-benar sampai dan tepat guna. Ia memastikan bahwa anak-anak SMK Sulut tidak belajar dengan mesin usang, tapi dengan teknologi hari ini.
Inilah esensi dari SMK BISA yang sesungguhnya.
Di balik mobil Toyota Calya yang berkilau itu, ada harapan puluhan orang tua yang ingin anaknya punya keterampilan. Ada mimpi siswa yang ingin menjadi mekanik handal di bengkel resmi. Ada masa depan Sulawesi Utara yang sedang diparkir, untuk kemudian dinyalakan bersama.
Untuk itu, Keluarga Besar SMKN 2 Manado dan Dinas Pendidikan Daerah Prov. Sulut menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Direksi PT. Toyota Indonesia Manado. Kontribusi ini bukan sekadar CSR. Ini adalah investasi jangka panjang untuk SDM unggul Sulut.
Dari SMKN 2 Manado, Kabid Join Entiman telah menunjukkan: Ketika pemimpin hadir, masa depan tidak lagi abstrak. Ia menjadi nyata, bisa disentuh, dan bisa dipelajari di dalam bengkel.
SMK BISA. SMK GO GLOBAL, SULUT MAJU, SEJAHTERA, BERKELANJUTAN. YSK GUBERNUR. SATU KOMANDO. (Pem/Red)








