Nama Prabowo Subianto Mulai Dikotori Relawannya Sendiri dalam Dugaan Kejahatan Demokrasi Mirip Orde Baru Menjelang Pilgub Sulut

MANADO – Nama baik Prabowo Subianto mulai dikotori oleh tim-tim suksesnya sendiri dan gerombolan orang-orang yang ingin merebut kekuasaan dengan strategi horor. Sinyalemen pembusukan nama Prabowo ini terutama dirasakan di lapangan ketika relawan dan tim sukses berupaya menekan tokoh-tokoh masyarakat daerah dan perangkat desa agar memenangkan salah satu calon Gubernur Sulut dengan hasil survei paling tiarap.

Sinyalemen kejahatan demokrasi itu terlihat dalam sejumlah video dokumenter yang beredar luas di masyarakat. Video memperlihatkan pernyataan lisan beberapa kepala desa di Nusa Utara yang mengaku harus memenangkan calon pilihan Prabowo Subianto atas perintah kepala-kepala kepolisian.

“Ini semua manuver dan permainan tim sukses salah satu calon yang mengklaim orangnya Prabowo. Dia survei terendah dan di mata masyarakat membawa isu sinergitas dengan pusat. Katanya, jika tidak menang maka Prabowo akan mengganti semua kepala institusi penegak hukum,” ujar salah satu tokoh masyarakat Nusa Utara.

Di Bolmong Raya, Tokoh Masyarakat Sulut Firasat Mokodompit mengatakan sekurangnya enam polisi mengintimidasi warga untuk memilih calon gubenur yang tidak populer. Dasar intimidasi itulah Firasat kemudian menulis surat terbuka kepada Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo.

Aktivis Sulut Jefrey Sorongan menanggapi fenomena kejahatan demokrasi yang kondisinya mulai mirip orde baru saat ini.

“Kuncinya di sikap masyarakat saja. Kan di bilik suara nanti pemilih itu sendiri yang menentukan. Bukan orang lain,” tutur Sorongan.

Dia berharap, masyarakat Sulut ikut andil menjaga kondisi dan kerukunan menjelang Pemilihan Gubenur 27 November 2024.

“Jangan terpancing suasana. Mengalir saja. Pastikan kita punya pilihan dan bawa ke bilik suara. Saya jamin Pak Prabowo akan melindungi rakyat dari ujung rambut sampai ujung kuku,” nasihat Pdt Sorongan. (Hut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *