Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, Saat Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Kepulauan Talaud beberapa waktu yang lalu. ((Foto Ist)
Editor : Pemberian Manumbalang.
MANADO, Lambeturah- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, Proyeksikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kelurahan Makatata kecamatan Beo Utara kabupaten kepulauan sebagai Ikon Karya Bakti TNI Tahun 2026
Hal ini di ungkapkan Pangdam XIII Merdeka dalam acara silaturahmi coffee morning bersama insan pers di Kopi Billy, Kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Selasa (1/9/2026).
Acara tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi atas dukungan media sekaligus memaparkan tiga agenda strategis yang tengah dijalankan jajaran Kodam XIII/Merdeka.

Menariknya, Pangdam XIII Merdeka menyatakan bahwa proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kelurahan Makatata kecamatan Beo Utara kabupaten Kepulauan Talaud bakal diproyeksikan menjadi ikon dalam karya bakti skala besar TNI Tahun 2026 ini.
“Kemarin kami ditantang Bapak Kasad untuk melakukan proyek itu, sehingga kami cari dan temukan satu titik. Pipa-pipa dipasang dengan gotong royong, berjalan kaki sejauh tiga kilometer mendaki ke atas. Ini akan menjadi proyek percontohan. Jika sukses, kami akan replikasi di tempat lain,” jelas Pangdam sembari meminta doa restu masyarakat.
Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Makatata kecamatan Beo Utara tersebut memanfaatkan sumber mata air terjun setempat, fasilitas ini mampu menyuplai listrik gratis selama 24 jam penuh bagi sekitar 25 hingga 30 kepala keluarga.
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan media yang telah mendukung kinerja Kodam XIII/Merdeka selama kurang lebih delapan bulan terakhir melalui konsep kerja sama Pentahelix.
“Saya ingin silaturahmi ini menjadi momentum untuk mengucapkan terima kasih. Kurang lebih delapan bulan ini, konsep Pentahelix yang saya praktikkan sangat dibantu oleh rekan-rekan media sekalian,” ujar Pangdam seperti di lansir dari MANADO NEWS.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam membeberkan tiga fokus rencana kegiatan strategis yang sedang berjalan. Fokus pertama adalah pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar yang menyasar kawasan Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (3T), khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud dan sebagian Kabupaten Sangihe.
“Proyek masif yang didukung penuh oleh anggaran pusat TNI Angkatan Darat ini telah dibuka sejak 15 Juli lalu dan ditargetkan rampung pada 15 September mendatang. Sebanyak 500 prajurit TNI dikerahkan bersama masyarakat setempat untuk menuntaskan pembangunan di 120 titik”. Ujar Jendral TNI AD Bintang Dua tersebut.
Program ini mencakup pengeboran 50 titik air bersih, rehabilitasi rumah, perbaikan jalan dan jembatan, serta renovasi gedung SMP di wilayah Nanusa, Talaud, dan Miangas.
Pangdam juga menyampaikan hasil konferensi video (video conference) terbaru bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait komitmen pembersihan proses rekrutmen TNI Angkatan Darat.
Pangdam menegaskan bahwa proses werving penerimaan prajurit TNI AD baik jalur Tamtama, Bintara, maupun Perwira adalah 100 persen gratis, transparan, dan bebas dari praktik calo maupun keterlibatan “orang dalam”.
“Tolong diinfokan kepada masyarakat luas bahwa penerimaan TNI AD gratis dan tidak dipungut biaya. Bagi keluarga atau anak-anak kita yang ingin ikut seleksi, silakan siapkan diri dengan baik, latih fisik, dan jaga kesehatannya sejak dini,” pungkas Pangdam
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdamy XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka.

Di tempat terpisah Redaksi berhasil mewawancarai LO Kodam XIII Merdeka, Kol. Pas Mores Bonte, S.Pd, salah satu putra kebanggaan Tanah Porodisa (Talaud-red) yang diperintahkan Pangdam Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, untuk membantu Dandim 1312/Talaud dalam mengawasi pelaksanaan kegiatan Karya Bakti secara terpusat termasuk pelaksanaan pembangunan Pusat Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Desa Makatara Kecamatan Beo Utara.
“Progres pelaksanaan proyek pembangunan Pusat Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Desa Makatara Kecamatan Beo Utara pelaksanaannya sudah mencapai 30,5 Persen”. Ujar Suami tercinta dari Ufi Berbetje Sariu Tamawiwy tersebut terdengar santun.
Namun Pria kelahiran Talaud 55 tahun silam tersebut memaparkan bahwa masih ada kendala yang sedikit menyulitkan dalam pendistribusian bahan material ke lokasi dimana akses jalan menuju lokasi sebagian adalah bantaran sungai sementara Lokasi air terjun yang menjadi tempat pelaksanaan proyek memiliki ketinggian yang cukup lumayan disertai tebing dengan kemiringan yang sangat curam hingga diperkirakan bisa mencapai 45-50 derajat, Tapi dengan semangat pantang menyerah dan kerjasama yang baik dan kompak semua tim segala kendala dilapangan dapat diatasi.
“Kondisi medan yang cukup berat sedikit menyulitkan sehingga masih ada tiga jenis material yang belum sampai dilokasi yakni, Mesin Turbin, Tiang Listrik dan Kabel namun dipastikan semua bisa diatasi dalam sebuah kerja tim yang pantang menyerah”. Pungkas Perwira Menengah TNI AU yang pernah mengemban amanah sebagai pengawal obor Asian Games 2018 silam.
Diakhir wawancara Prajurit TNI AU yang terkenal santun dan rendah hati tersebut menghimbau bahwa perlu adanya kerja stek holder yang ada di kabupaten Kepulauan Talaud terutama aparat pemerintah kecamatan, kelurahan bahkan terlebih seluruh masyarakat yang ada di Makatara. Pengabdian tanpa batas Bravo TNI..! (Pem/Red/***)








